Anda mungkin tidak tahu apa itu minimalisme, tapi kemungkinan besar anda sedang menggunakan sesuatu yang didesain secara minimalis. Misalnya : smart phone anda, tampilan website atau aplikasi komputer, atau mungkin anda sekarang sedang berada di dalam ruangan yang menarapkan desain minimalis.
Alasan mengapa minimalisme merambah banyak sekali bidang daripada konsep-konsep seni atau desain yang lain adalah karena minimalisme lebih bertumpu kepada asas, konsep dasar atau prinsip dasar sebuah karya seni. Oleh karenanya, seorang desainer atau pelaku seni di luar bidang arsitektur dapat mengaplikasikan prinsip desain minimalis dalam karya-karya mereka.
Itu merupakan bahasan singkat tentang minimlisme dalam dunia seni dan desain. Lalu dasain minimalis itu sendiri apa? Bagaimana asal muasalnya dan bagaimana juga contoh-contoh dari desain minimalis itu sendiri. Berikut akan kami sajikan pengertian, sejarah singkat tentang desain arsitektur minimalis, dan bagaimana perwujudannya dalam desain bangun dan ruang.
Apa itu desain arsitektur minimalis?
Tren minimalisme dalam desain arsitektural bermula pada awal abad ke-20 dan berlangsung hingga sekarang. Sedangkan pengertian dari desain minimalis itu sendiri adalah konsep desain yang mementingkan aspek kegunaan dari suatu produk yang dihasilkan.
Ada sebuah pernyataan dari seorang arsitek bernama kelahiran Jerman Ludwig Mies van der Rohe (1886-1969) yang menyebutkan :
“Less is more”
Ada lagi seorang pria asal Amerika Serikat bernama R. Buckminster Fuller (1895-1983)vyang dikenal karena inovasinya dalam desain, beliau memiliki semboyan yang terkenal berbunyi :
”Doing more with less”
Secara singkat dapat diartikan bahwa, desain arsitektur minimalis membatasi penggunaan ornamen atau hiasan-hiasan yang tidak berguna pada suatu desain. Hasil karya para arsitek yang menganut aliran atau paham minimalisme cenderung simpel, sederhana, dan banyak menyisakan ruang kosong. Mereka mengurangi penggunaan segala sesuatu yang tidak memiliki fungsi pakai dan menggunakan sesedikit mungkin elemen dengan memaksimalkan fungsinya.
Bagaimana asal muasal desain arsitektur minimalis?
Tentu anda bertanya siapa orang yang pertama kali mencetuskan ide tentang arsitektur minimalis. Dia adalah Ludwig Mies van der Rohe seorang arsitek asal Jerman yang dikenal sebagai pelopor arsitektural modern, dan karya-karyanya pasca perang dunia I telah menjadi dasar dalam desain arsitektural minimalis. Dan berlanjut pada pertengahan abad ke-20, dimana seorang Buckminster Fuller mendesain sebuah kubah menggunakan bentuk-bentuk geometrikal sederhana yang masih utuh dan tetap terlihat modern saat ini.
Van der Rohe menekankan kesederhanaan pada karya desain arsiteturalnya dengan:
1. Penggunaan bahan-bahan modern seperti besi dan lempengan-lempengan kaca.
2. Meminimalisir struktur rangka.
3. Menyertakan banyak ruang kosong
Contoh-contoh desain minimalis.
Disclaimer :
artikel merupakan rangkuman dan terjemahan dari artikel berbahasa inggris dari
1. www.study.com dan
Buckminster's dome source




